Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Lancarkan Aliran Darah Dengan Refleksi

Written By Unknown on Sabtu, 23 Juni 2012 | 22.02

Lancarkan Aliran Darah Dengan Refleksi Jasa pijat refleksi kini ibarat jamur di musim penghujan. Di Jakarta dan sekitarnya, Anda bisa dengan mudah menjumpai tempat yang menawarkan jasa pelemas otot ini. Bahkan, banyak yang membuka usaha jasa pijat refleksi ini di pusat-pusat perbelanjaan.

Menjamurnya tempat pijat refleksi tak lepas dari kebutuhan warga kota. Maklum, hidup di kota-kota besar seperti Jakarta yang sumpek gampang membuat badan letih. Selain beban pekerjaan kantor, lalu-lintas yang macet juga bisa membuat saraf tubuh menjadi tegang. Apalagi kalau Anda tergolong jarang berolahraga secara teratur. Akibatnya, stamina tubuh pun menjadi tidak fresh alias gampang loyo. Kalau sudah begini, pergi ke tempat pijat refleksi bisa menjadi solusi yang tepat.

Selain memberikan kebugaran jasmani, pijat refleksi juga bisa membuat daya tahan tubuh tetap prima. "Sehingga badan tetap sehat dan tidak gampang sakit," kata Bambang Wahyudi, pakar pijat refleksi dan terapi holistik.

Menurut Bambang, pijat refleksi bisa membuka simpul-simpul saraf pembuluh darah. Terbukanya simpul saraf akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar. Pembuluh darah itu meliputi pembuluh nadi dan pembuluh balik.

Dengan refleksi, aliran darah pada pembuluh nadi akan berjalan lebih lancar. Aliran darah ini membawa darah bersih dari jantung ke jaringan tubuh. Darah bersih tersebut mengandung makanan yang dibutuhkan jaringan tubuh.

Sementara, pembuluh balik akan membawa sisa-sisa metabolisme yang tertinggal di jaringan tubuh ke jantung untuk diproses. "Keseimbangan tubuh menjadi lebih mantap, kadar-kadar dalam darah pun akan normal," kata Tomi Hardjatmo, pakar saraf dan akupuntur Rumah Sakit Sint Carolus, Jakarta.

Dengan begitu, berbagai penyakit akibat peredaran darah yang tidak lancar bisa disembuhkan. Misalnya, sakit kepala, depresi, asma, hingga sindrom pra menstruasi. Caranya, hanya dengan memijat pada titik-titik saraf tertentu yang berada di telapak kaki. "Pasien saya banyak yang sembuh," ujar Bambang.

Mencegah penyakit kronis Selain itu, pijat refleksi juga mampu mencegah munculnya penyakit kronis. Sebab, lewat pijat refleksi, akan ketahuan organ-organ dalam tubuh yang bermasalah, seperti hati, ginjal, limpa, paru-paru, jantung, dan pankreas.

Organ-organ itu berhubungan dengan saraf di telapak kaki. Telapak kaki bagian atas, misalnya, berhubungan dengan dada dan paru-paru. Jika seseorang merasakan sakit saat pemijatan pada saraf tersebut, berarti ada yang tak beres dengan paru-parunya.

"Pijatnya hanya pelan, tapi sakitnya luar biasa. Kami akan menyarankan agar yang bersangkutan segera cek kesehatan ke dokter," kata Mohammad Zaenal Mahasin, pemilik Omah Refleksi.

Selain itu, biasanya ada tanda-tanda khusus lain yang bisa diketahui oleh si terapis atau pemijat. Pada saraf yang dipi jat, terapis akan menemukan semacam gumpalan seperti pasir. "Kalau normal, titik saraf itu akan terasa halus, tapi kalau ada yang sakit, rasanya berbeda," kata Zaenal Lancarkan Aliran Darah Dengan Refleksi.
22.02 | 0 komentar | Read More

Salah Pijit Saraf Menimbulkan Memar

Salah Pijit Saraf Menimbulkan Memar Beberapa orang memilih jalan cepat untuk menyembuhkan pegal-pegal, misalnya dengan pijat atau mengonsumsi obat penghilang rasa pegal.

Dokter Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Mediros, bilang, mengobati pegal dengan pijat memang tidak dilarang. "Dengan pijat yang tepat, ketegangan bisa direlaksasi," ujarnya.

Erin Destrini, dokter dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC), juga mengatakan hal yang sama. Namun, pijat tidak boleh dilakukan sembarangan. Pijat harus dilakukan oleh orang yang memang mengerti secara khusus soal anatomi tubuh. "Soalnya, jika titik saraf yang dipijat salah, bukan kesembuhan yang diperoleh, tetapi malah memar di tubuh kita," katanya.

Pemijatan pada intinya adalah membuka simpul-simpul saraf pembuluh darah. Dengan terbukanya simpul saraf akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar. Dengan demikian, aliran ini akan membawa darah bersih dari jantung ke jaringan tubuh sehingga kerja tubuh akan berjalan seimbang.

Selain dengan pemijatan, menghilangkan pegal-pegal bisa juga dilakukan dengan mengonsumsi obat. Namun, ingat, obat-obatan yang bebas dijual di toko obat atau apotik saat ini kebanyakan merupakan obat berjenis analgesic atau obat untuk menghilangkan rasa sakit saja.

Sebelum mengonsumsinya, lebih baik Anda konsultasikan dulu dengan dokter. Soalnya, bisa jadi Anda tidak cocok dengan obat jenis ini sehingga malah menimbulkan efek samping.

Namun, menurut Erin, lebih baik melakukan pencegahan daripada mengobati. Caranya dengan menjalankan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat seperti menghindari makanan yang mengandung protein tinggi yang bisa memicu pegal-pegal. Contoh makanan berprotein tinggi adalah daging dan juga kikil.

Pola hidup sehat juga bisa dilakukan dengan rutin mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari serta memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

Akan tetapi, ingat, Anda juga jangan lupa menyeimbangkannya dengan melakukan olahraga. Bagi yang bekerja di ruangan, jangan lupa menyempatkan diri untuk menggerak-gerakan bagian tubuh atau jalan-jalan Salah Pijit Saraf Menimbulkan Memar.
21.55 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger